Jembatan Penghubung Dua Desa di Polman Rusak – Pare Pos – Online
new-picture-7
Sulawesi Barat

Jembatan Penghubung Dua Desa di Polman Rusak

Kepala Desa Bumiayu dan Kepala Desa Campurjo saat melihat kondisi terakhir jembatan penghubung dua desa. Jembatan ini sebagai akses warga setempat ke wilayah Kecamatan Wonomulyo

POLMAN, Parepos.co.id– Jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) butuhkan perhatian pemerintah. Pasalnya, jembatan dengan arsitektur kayu tersebut telah mengalami kerusakan yang cukup parah hingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Kepala Desa Bumiayu, Marsan mengatakan, jembatan butuh perbaikan karena sangat vital bagi akses warga desa ke Kota Wonomulyo.
Menurutnya, ratusan warga desa setiap harinya harus melintas untuk mengangkut hasil bumi dan juga sebagai akses pertanian, ke sekolah dan lintas desa. “Sudah dua tahun berturut-turut kami usulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan pengajuan proposal, namun belum dikerjakan hingga saat ini,”jelas Masran, Kamis 16 Februari, kemarin.
Lebih lanjut, pria asal Tulung Agung, Jawa Timur ini mengungkapkan, kisaran dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan antara Desa Bumiayu dengan Campurjo sekitar Rp400 juta. Itu dengan panjang 10 meter dan lebar 4 meter menggunakan arsitektur beton.
“Kalau kami hanya mengusulkan saja melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), selebihnya mereka yang tentukan,”jelasnya. Akses tersebut bukanlah satu-satunya jalan penghubung, tapi ada jalur lain meskipun harus memutar dan cukup jauh.
Senada diungkapkan, Kepala Desa Campurjo, Usman Padong jika jembatan itu merupakan jalan alternatif yang banyak diakses baik masyarakat Bumiayu maupun Campurjo, terutama warga dusun sekitar dari Galeso, Bumi Mulyo, Arjosari dan Kebunsari.
“Jembatan itu persis berbatasan dengan wilayah Desa Campurjo, tapi sudah masuk wilayah Desa Bumiayu. Rata-rata warganya lewat jalan, ini untuk akses pertanian,”katanya.
Meski sudah diusulkan sejak tahun 2015, dia berharap tahun ini segera mendapatkan bantuan mengingat kebutuhan masyarakat yang mendesak di desa dengan jumlah penduduk mencapai 900 kepala keluarga (KK).
Terpisah, Kepala Dinas PU Kabupaten Polman, Abd Rahman B ketika dihubungi mengakui, jembatan tersebut masuk prioritas dan sementara telah masuk penyusunan berkas dan gambar skala jembatan. Setelah itu, akan segera lakukan tender tahun ini. “Mungkin bulan Maret atau April Tahun ini, sudah ditenderkan,”singkatnya.(wal/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top