Kerjasama Kejaksaan, BPJS Tindak Penunggak Iuran – Pare Pos – Online
new-picture-7
Sulawesi Barat

Kerjasama Kejaksaan, BPJS Tindak Penunggak Iuran

KERJASAMA KESEHATAN. BPJS Cabang Polman saat berkunjung ke kantor Kejaksaan Negeri Polman. Kunjungan itu mengenai penegakan aturan hukum terkait penunggakan iuran peserta BPJS.

POLMAN, Parepos.co.id –Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Polewali Mandar (Polman) menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari), mengenai penegakan aturan hukum terkait penunggakan iuran peserta BPJS. Aturan itu berlaku bagi penunggak yang mencapai Rp100 juta keatas. Kerjasama itu, menjadikan pihak kejaksaan sebagai pengacara negara membantu BPJS dalam menjalankan programnya.

Staf BPJS Polman Fauzan menuturkan, pihaknya telah berusaha melaksanakan amanat Undang-Undang untuk melindungi seluruh tenaga kerja. Namun, dalam pelaksanaannya masih ada ditemukan hambatan.” Kerjasama antara Kejaksaan dan BPJS, sudah memasuki tahun ketiga. Ditandai penandatangan MoU, bahkan kita juga telah bekerjasama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans),” jelas Fauzan saat berkunjung di Kejari Polman.

Menurut Fauzan, kendala yang dihadapi mulai dari tunggakan pembayaran iuran, pendaftaran sebagian tenaga kerja dan program lainnya. Untuk itu, kata Fauzan, BPJS Ketenagakerjaan akan menyerahkan kuasa khusus kepada Kejari Polman melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). “Tugas utamanya untuk melaksanakan proses hukum bagi badan usaha nakal yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya, menunggak iuran dan tidak mengikuti seluruh program BPJS dan juga untuk mencegah jika ada tempat usaha yang tidak mendaftarkan pekerjanya,” ungkapnya

Sementara itu, Kasi Datun Kejari Polman, Yanuar saat dikonfirmasi mengatakan, kendala-kendala yang dialami BPJS pada prinsipnya, kejaksaan siap mendukung, apalagi membahas mengenai kondisi perlindungan jaminan sosial dan tenaga kerja. “Pada MoU yang telah kita sepakati dengan pihak BPJS antara lain kejari dikuasakan menangani tunggakan iuran peserta BPJS yang nilainya diatas Rp100 juta, meski begitu kita tetap pantau jika ada tunggakan dibawah Rp100 juta, ” tandasnya.(wal/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top