Kertas Suara Pilgub DKI Cetak di Makassar, Ini Harapan Ketua KPU – Pare Pos – Online
new-picture-7
Politik

Kertas Suara Pilgub DKI Cetak di Makassar, Ini Harapan Ketua KPU

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno

MAKASSAR,Parepos.co.id–Pelaksanaan pemilihan Gubernur DKI Jakarta menyisakan satu bulan lagi. Namun dibalik itu terungkap, jika kertas suara pemilihan Calon Gubernur DKI Priode 2017-2022 dicetak di Kota Makassar. Pencetakan tersebut terjadi, setelah salah satu perusahaan percetakan terbesar di Indonesia Timur memenangkan tender melalui e-katalog yang dimenangkan oleh PT Adi Perkasa.

Dalam peninjauan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno ke lokasi percetakan di Jalan Adipura, Senin 9 Januari, berharap agar kertas suara itu sesuai dengan harapan yang diinginkan berdasarkan apa keinginan dari pasangan calon. “Memang hari ini tahap pencetakan surat suara dan beberapa hari kemarin ada beberapa sampel yang dibawa ke Jakarta. Dan seluruh pasangan calon sudah menyetujuinya,”kata Sumarno.

Dalam mencetak kertas suara, ada sekitar 7,2 juta lembar sesuai dengan kebutuhan di Pilgub DKI Jakarta. “Jumlah kertas suara yang dicetak sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap DKI. Jumlah pendaftar tetap sekitar 7,1 juta orang, ditambah dengan cadangan 2,5 persen jadi sekitar 7,2 juta lebih,” tuturnya.

Sesuai dengan persetujuan PT Adi Perkasa, percetakan kertas suara telah dimulai. “Kami sudah melakukan persetujuan dengan pihak percetakan yang dimulai hari ini (Senin-red). Dan sesuai keterangan pihak percetakan, mereka bisa menyelesaikannya sekitar 7 hari atau 8 hari kedepan. Perkiraan kami setiap hari percetakan ini bisa menyelesaikan 1 juta lebih kertas suara,”jelasnya.

Disinggung soal memilih Kota Makassar untuk melakukan percetakan kertas suara, Sumarno hanya mengatakan, ini bukan kewenangan KPU, namun dilakukan lelang tender yang dimenangkan oleh PT Adi Perkasa. ” Sebenarnya bukan KPU yang memilih, namun dilakukan lelang secara umum, dengan proses tender dengan harga sesuai dengan spesifikasi perusahaan, begitu pula percetakannya,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan kepada pihak percetakan agar kertas suara mulai dari dicetak hingga disortis bisa aman dengan baik, tidak boleh keluar dari percetakan begitu pula jumlahnya sesuai dengan kesepakatan.
Demi lancarnya pelaksanaan percetakan hingga sortir, maka KPU DKI Jakarta telah menyedikan pengamanan tersendiri dari Polda Metro Jaya untuk mengawasi para pekerja dengan melakukan pengawasan. “Ada Empat Polisi dari Polda Metro Jaya, begitu pula Bawaslu dan beberapa orang anggota KPU yang tinggal mengawasi percetakan hingga selesai,”jelasnya.

Senada diungkapkan, Ketua KPU Bawaslu DKI Jakarta Mima Susanti, bahwa desain yang telah dicetak sudah sesuai dengan keinginan dari para calon gubernur. Namun, ia mengimbau kepada pihak percetakan agar melakukan antisipasi terhadap matinya lampu dengan menyiapakan genset. “Kalau mati lampu sering terjadi ini akan berimbas dengan waktu. Karena hasil cetak suara yang dihasilkan akaan berimbas pula pendistribusian ke Jakarta, semoga ini tidak terjadi,” ungkapnya.(rls/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top