KPU: Hasil Tes Psikologi Dibagi Tiga Penilaian – Pare Pos – Online
Nasional

KPU: Hasil Tes Psikologi Dibagi Tiga Penilaian

JAKARTA,Parepos.co.id– Sebanyak 300 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2017-2022, mengikuti Tes Psikologi, Rabu 7 Desember, di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hasil tes tersebut, nantinya akan menghasilkan output dan dibagi kedalam tiga kategori. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Penguji dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat (Dispsiad), Letkol CAJ Adang Sunandar saat memonitor jalannya tes psikologi tersebut.

Adang mengatakan, tim psikologi akan menyusun ranking berdasarkan penilaian, yang hasilnya akan diserahkan kepada Tim Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2017-2022.
“Kami melihat dalam tiga penilaian, yaitu memenuhi syarat, masih memenuhi syarat dan kurang memenuhi syarat. Kami diminta tanggal 13 ini selesai, nah kemudian kami buat ranking, setelahnya kami serahkan ke tim seleksi,” kata Adang.

Dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, para calon anggota KPU RI akan menjalani 10 (sepuluh) sesi tes psikologi yang harus dikerjakan dalam kisaran waktu 45 menit hingga 60 menit. Adang menambahkan, serangkaian tes tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan analisis, ketepatan mengambil keputusan, pemecahan masalah, kemampuan menghadapi tekanan, serta kemampuan manajerial dan kepemimpinan. “Tes ini untuk memilih calon-calon yang mempunyai kemampuan analisis yang tinggi, karena mereka akan dihadapkan pada pengambilan keputusan dalam waktu yang cepat dan tepat. Kemudian juga kemampuan yang menuntut pemecahan permasalahan yang sebegitu banyak secara segera. Kemudian kemampuan dalam menyikapi tekanan kiri dan kanan, dari berbagai kepentingan. Tentu saja harus memiliki daya tahan yang tinggi terhadap tekanan,” terang Adang.

Terkait isu integritas penyelenggara pemilu, Adang mengatakan tim psikologi Dispsiad sudah mempunyai tools yang disisipkan dalam soal-soal tertentu untuk mengukur tinggi rendahnya nilai integritas yang dimiliki oleh masing-masing calon. “Selain itu juga jelas integritasnya, itu harus teruji. Untuk itu sudah ada tools-nya, seperti yang kami buat kemarin dari IPDN untuk KPK. Kemudian yang nanti akan teruji adalah kepemimpinannya, dan manajerial juga, karena mereka harus mengarahkan, mengelola sumber daya manusia yang ada,” lanjut Adang.

Sementara itu, anggota tim seleksi calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2017-2022, Harjono (Hakim Konstitusi Periode 2003-2013) mengatakan, pihaknya akan menyerahkan nama-nama calon yang memenuhi kriteria kepada Dewan perwakilan Rakyat (DPR) pada Februari 2017 mendatang. “Februari kira-kira, kalau menurut jadwalnya. Jadi nanti Februari itu diserahkan ke DPR, dan DPR mulai proses. kemudian nanti hasil itu akan menggantikan KPU dan Bawaslu yang sekarang,” kata Harjono.(rls/ade)

Click to comment

Most Popular

To Top