Mahasiswa dan Pelajar Jadi Kurir Narkoba – Pare Pos – Online
new-picture-7
Ajatappareng

Mahasiswa dan Pelajar Jadi Kurir Narkoba

BARRU, Parepos.co.id — Orang tua harus mengawasi aktivitas anaknya saat berada di lingkungan masyarakat, agar tidak terjerumus dalam jaringan narkoba seperti terjadi di Barru.

Seorang mahasiswa dan pelajar di Barru diduga terlibat jaringan pengedar sabu CR (22), mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar dan MI (17) dan YS (17) berstatus pelajar salah satu sekolah di Kabupaten Barru. Ketiganya ditangkap bersama SL (29).

Tim Satuan Narkoba Polres Barru dipimpin Kasat Narkoba, AKP Alimuddin, Jumat, 6 Januari membekuk seorang pengedar sabu bernama CR (22), mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar. Kemudian AC ditangkap bersama Sl (29), YS(17) dan Ml(17).

Kasat Narkoba Polres Barru AKP Alimuddin yang dihubungi Senin, 9 Januari, mengatakan SL diamankan di rumahnya di Desa Batuputte Kecamatan Soppeng Riaja, bersama barang bukti berupa satu paket sabu seharga Rp 200 ribu dengan HP Samsung.

Sedangkan pemakai sabu Sl (wiraswasta) warga kota Parepare dan dua pelajar yang menjadi kurir dalam bisnis barang haram ini diamankan di Kampung Joncongan Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetasi.

“Namun saat SL digeledah petugas kembali menemukan 3 saset sabu. Dalam Kasus tersebut sebanyak empat orang diamankan dua diantaranya masih berstatus pelajar,” katanya.

Seorang pengedar berstatus mahasiswa di Makassar. Selain mahasiswa, seorang wiraswasta dan dua pelajar juga diamankan bersama barang bukti narkoba.

Alimuddin menjelaskan, terkait dengan pelajar, saat dirinya bersama dengan pihak Dinas Sosial melakukan sosialisasi di sekolahnya dan melakukan tes urine pelajar tersebut memang sudah dinyatakan positif.

“Pelajar itu diduga menjadi kurir dan dia juga mengaku sudah tiga kali memakai sabu-sabu,”ungkapnya.

Sementara itu, pengiriman barang narkotika jenis sabu kembali digagalkan petugas cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Kabupaten Maros, Sabtu, 7 Januari.

Rencananya, barang haram tersebut akan dikirim ke Serui, Papua melalui expedisi PT. DBM. Pemilik barang tersebut diketahui bernama Indra Jaya Latif (36) warga BTN Makkio Baji,Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Kepala Bidang Hubungan Kemasyarakatan (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel Kombes Pol Dicky Sondany, mengatakan, pelaku Indra diketuai bukan pertama mengirim narkotika jenis sabu-sabu dari Sulawesi Selatan dengan cara menyisipkan barang haram itu, kedalam alat elektronik.

“Pelaku ini merupakan kurir. Pengakuan pelaku sudah sering melakukan pengiriman dengan modus yang sama. Yang terakhir ini rencana akan dikirim ke salah seorang rekannya yang berinisial SR di Papua,” ujarnya. Minggu, 8 Januari.
(mad/ril)

Click to comment

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top