Nelayan di Kepulauan Butuhkan BBM, Ini Imbauan Pertamina – Pare Pos – Online
Pro Daerah

Nelayan di Kepulauan Butuhkan BBM, Ini Imbauan Pertamina

Area Manager Communication and Relations PT Pertamina MOR VII Sulawesi, Hermansyah Y Nasroen

PANGKEP,Parepos.co.id– Pemerintah daerah serta pihak Pertamina dituding tidak memperdulikan nasib para nelayan yang tinggal di pulau-pulau terluar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) . Kondisi itu diperparah dengan kerapnya, masyarakat nelayan yang tinggal di pulau harus berurusan dengan aparat hukum. Seperti yang terjadi, Jumat 17 Maret, lalu. Dimana seorang nelayan asal Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya kembali diamankan oleh petugas dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena kedapatan membawa BBM dalam jerigen untuk digunakan melaut.

Area Manager Communication and Relations PT Pertamina MOR VII Sulawesi, Hermansyah Y Nasroen menanggapi persoalan yang dihadapi masyarakat nelayan di kepulauan, Pangkep menuturkan, tidak adanya penyaluran BBM ke daerah kepulauan dikarenakan belum adanya lembaga penyalur diwilayah tersebut. “Kita mengimbau agar pemerintah daerah bisa menyampaikan permasalahan yang dihadapinya ke pemerintah provinsi untuk dilanjutkan ke pemerintah pusat. Permasalahan modal transportasi yang jadi permasalahan,”ungkapnya, Senin 20 Maret, melalui WA pribadinya. Olehnya itu, kata Hermansyah, jika sudah diusulkan oleh pemerintah daerah ke provinsi tentunya bisa diusulkan ke pemerintah pusat agar daerah kepulauan di Pangkep bisa masuk pada program BBM satu harga yang sudah berlaku sejak 1 Januari 2017, lalu.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE mengakui, akan terus berupaya untuk memecahkan permasalah kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) khususnya jenis bensin dan solar yang cukup tinggi bagi masyarakat nelayan di daerah kepulauan. Diakuinya, tingginya kebutuhan BBM itu tidak diimbangi dengan sarana pendukungnya. Namun, kita tidak akan berdiam diri melihat kondisi tersebut.(*/ade)

Most Popular

To Top