Oknum Polisi Jadi Kurir Sabu – Pare Pos – Online
new-picture-7
Pro Daerah

Oknum Polisi Jadi Kurir Sabu

IMG-20170111-WA0028
BARANG BUKTI. Kasat Narkoba Polres Maros, AKP Hendra, perlihatkan barang bukti sabu seberat 37 gram, di Mapolres Maros. Kasus ini diduga melibatkan dua oknum anggota Polri.

Ditangkap di Bandara Hasanuddin

MAROS, Parepos.co.id — Satuan Reserse Narkoba Polres Maros berhasil mengamankan dua oknum anggota Polri bersama dua rekannya yang diduga memiki barang narkotika jenis sabu di dua lokasi berbeda, Selasa, 10 Januari.

Pengungkapan tersebut berawal dari seorang anggota Polri MA (34) yang bertugas di Kepolisan Sektor Beraur Resort Sorong Daerah Papua Barat. Bersama rekannya AD (27) warga kota Makassar yang diduga sebagai kurir sabu seberat 37 gram.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendra Suryanto membenarkan penangkapan tersebut. Hasil pengembangan, anggotanya berhasil meringkus kembali dua tersangka yang diduga sebagai pemilik narkoba salah satunya AR(31) yang merupakan oknum anggota Polres Sorong di hotel Grand City Makassar serta rekannya ST (38), ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Pettarani.

“Penangkapan itu berawal dari hasil pengeledahan Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang mencurigai kedua tersangka ketika melewati mesin X-ray di keberangkatan membuat metal detector berbunyi,” katanya.

Saat itu, kata dia, security melakukan pengeledahan manual, dari hasil pengeledahan tersebut, petugas Avsec menemukan barang diduga sabu di saku celana miliki AD.

Dari hasil penangkapan tersebut Satres narkoba Polres Maros berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 37 gram, serta lima buah handphone.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (granat) Maros, Muhammad Bakri meminta agar dua orang oknum anggota Polisi yang ditangkap membawa narkoba di Bandara, segera di proses.

Menurutnya, kasus nakroba yang melibatkan oknum penegak hukum sudah sering terjadi, namun penanganannya terkesan tidak serius. Sehingga membuat bisnis haram nakoba kian subur.

Ia mencontohkan kasus mantan kasat Narkoba Polres Sidrap, Iptu Aulia Nasution yang tersandung kasus peredaran Narkoba tahun 2012 silam. Hingga saat ini, Polri belum resmi memberikan sanksi pemecatan kepada perwira menengah ini, meski sudah ada putusan dari pengadilan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan, sabu tersebut ditemukan di saku pelaku oleh petugas Bandara Sultan Hasanuddin.

Petugas bandara Sultan Hasanuddin Makassar berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Maros. Tak lama berselang, Kasat Reskrim Polres Maros AKP Hendra Suryanto mengamankan keduanya ke Polres Maros.

Kedua pelaku ini mengaku hanya sebagai kurir sabu milik seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Sorong, Papua Barat. (tip/ril)

Click to comment
space_iklan_400x650

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top