Penerima Rastra Menurun di Polman, Ini Asumsi AIM – Pare Pos – Online
Sulawesi Barat

Penerima Rastra Menurun di Polman, Ini Asumsi AIM

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar didampingi Kepala Sub Divre Polman Arwiyati Ridwan dan Kadis Sosial Natsir Adam saat launching rastra di Kecamatan Wonomulyo

PAREPOS.CO.ID, POLMAN — Masyarakat prasejahtera Kabupaten Polewali Mandar diklaim berkurang, hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah penerima Beras Sejahtera (Rastra) dari tahun 2016 sejumlah 37.231 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) dan tahun tahun 2017 sejumlah 36.079 RTSPM atau turun 1.152 RTSPM. Menanggapi hal itu, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) berasumsi positif. Ia mengatakan adanya penurunan RTSPM menandakan jumlah masyarakat prasejahtera di Polman berkurang dan ekonomi masyarakat meningkat. Namun ia tidak menjelaskan lebih jauh tentang itu. “Berarti kalau begitu, masyarakat miskin kita berkurang dong,” jelasnya

Bupati mengungkap, untuk mengetahui jumlah masyarakat miskin atau prasejahtera yang ada di Polman, Pemkab telah melakukan cara. Salahsatunya dengan menempeli sticker khusus sebagai tanda pada dinding rumah warga. Namun hal itu tidak serta-merta diterima masyarakat. “Pernah kami coba buatkan sticker tempel untuk mengetahui mana rumah yang tergolong RTSPM. Tujuannya supaya kita dapat melihat dan mengevaluasi, namun karena mungkin masyarakat merasa risih sehingga menolak,” katanya

Hal ini juga diamini Asisten II Bidang Ekonomi & Pembangunan Darwin Badaruddin. Darwin menjelaskan, berkurangnya penerima rastra mengindikasikan angka penurunan kemiskinan, namun harus diperkuat oleh data statistik. Menurut dia, hal itu sejalan dengan program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Pemkab. “Logikanya memang seharusnya seperti itu. Antara program penanggulangan kemiskinan harus berbanding lurus dengan menurunnya jumlah penerima rastra,” ujarnya

Sementara Kepala Sub Divre Bulog Kabupaten Polman Arwiyati Ridwan telah menyiapkan sejumlah 2.164.740 kg rastra untuk disalurkan pada 16 titik Kecamatan di Polman. Ia mengaku jumlah itu mencakup empat bulan dari periode Januari – April. “Kalau untuk Polman sendiri sesuai dengan data, setiap bulan Bulog wajib menyalurkan 541.185 kg rastra, nah, sekarang karena data dari TNP2K terlambat dan baru kami terima pada April ini, maka Bulog salurkan sekaligus hingga empat bulan,” katanya seusai melaunching Rastra dengan Pemkab Polman di Wonomulyo, Selasa 18 April 2017. Arwiyati menjamin keseluruhan rastra yang terbagi merupakan beras berkualitas baik sesuai dengan SOP yang ditetapkan tanpa mengurangi nilai yakni 15 kg per RTS/bulan.(*/ade)

Click to comment

Most Popular

To Top