Produksi Pertanian, Ini Keberhasilan Petani di Wajo – Pare Pos – Online
Pro Daerah

Produksi Pertanian, Ini Keberhasilan Petani di Wajo

Menteri Pertanian bersama Bupati Wajo dalam panen bersama

PAREPOS.CO.ID, WAJO–Keberhasilan petani mengenjoti produksi pertanian dari 7 ton hingga 9 ton dalam satu hektarenya pada musim tanam padi tahun 2017 ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru. Menurutnya, pencapaian produksi tersebut sangatlah luar biasa. Bupati dua periode itu menjelaskan, keberhasilan petani dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Wajo dipicu berbagai hal.
Ia menjelaskan, Kabupaten Wajo dengan potensi lahan seluas 99 ribu hektare mampu berproduksi hingga 788 ribu ton pada tahun 2016 lalu. “Itu karena petani, varietas, pengolahan tanah, pemakaian pupuk sempurna dan secara khusus keterlibatan Sygenta (nama perusahaan, red),” ujarnya

Pencapaian itu diperoleh, kata dia, juga merupakan dukungan program yang dilaksanakan pemerintah berupa bantuan handtraktor bersubsidi sebanyak 6 ribu unit, pembangunan jaringan irigasi desa (Jirdes), pencetakan embung-embung, pemanfaatan pompa air permukaan dan air dalam, pembangunan jalan usaha tani (JUT) serta berbagai dukungan lain. Khusus untuk handtraktor bersubsidi, dimaksudkan untuk mempercepat pengolahan lahan, khususnya pada sawah tadah hujan yang relatif singkat. “Kebutuhan pangan sekitar 50 ribu ton dengan jumlah penduduk sebanyak 435 ribu jiwa, sehingga ada kelebihan sekitar 700 ribu ton. Jika dibandingkan, maka produksi padi di Kabupaten Wajo mengalami surplus,” katanya.

Penyandang penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara selaku Kepala Daerah Pembina Pangan Nasional tahun 2016 ini mengungkapkan, optimisme untuk mengangkat pendapatan rata-rata masyarakat Rp50 juta perorang pada 2019 mendatang. Optimisme itu setelah sebelumnya berhasil mencapai target Rp37 juta perkapita pada tahun 2016 lalu atau lebih tinggi dibanding gerak ekonomi nasional sekitar 9,26 persen. Salah satu sektor pendukungnya adalah pada bidang pertanian. “Masyarakat Wajo menggantungkan hidup pada sektor pertanian, baik itu petani sawah, petani perkebunan, petani nelayan, petani tambak dan lainnya sebagainya. Untuk mencapai target Rp50 juta perkapita pemerintah mendorong beberapa program yang bisa mendongkrak hasil pertanian seperti pembangunan bendungan Paselloreng yang ditarget mengairi sawah seluas 10 ribu hektare, pengerukan danau Tempe yang kemudian airnya diangkat naik ke puncak gunung dengan metode pemanfaatan gravitasi bumi, serta beberapa program lain yang mendukung penuh sektor pertanian,” ujarnya.(*)

Click to comment

Most Popular

To Top