Sekolah di Maros Siap UNBK – Pare Pos – Online
new-picture-7
Pendidikan

Sekolah di Maros Siap UNBK

xmedium_1371986907un-berbasis-komputer-2-300x219-jpg-pagespeed-ic-zio_shnrjv

MAROS, Parepos.co.id — Berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer.

Sejumlah sekolah mulai melakukan persiapan dan menyatakan diri siap melaksanakan dan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Seperti SMP Negeri 2 dan SMPN 1 Maros.

Kepala SMPN 2 Maros, Jabaruddin mengaku jika sekolahnya siap melaksanakan UNBK dan ini merupakan pertama kalinya. “Untuk pelaksanaan UNBK ini kami sudah siap, mulai dari segi perangkat maupun kesiapan mental anak-anak kami di sekolah,” ujarnya saat dihubungi Minggu, 8 Januari 2016.

Dia juga mengaku saat ini telah memiliki 70 unit komputer di sekolah dan siap digunakan saat UNBK nanti. “Kalau pelsakaannya dilakukan dua gelombang saya rasa 70 unit komputer itu cukup. Namun jika hanya satu gelombang saja maka kita butuh tambahan 30 unit lagi,” jelasnya.

Jabaruddin menambahkan, siswanya yang menjadi peserta UNBK di SMPN 2 Maros kata dia, sebanyak 296 orang.

Pihaknya juga telah melakukan rapat komite dengan mengundang orang tua siswa, disetujui menutupi kekurangan komputer dengan meminjam laptop milik siswa atau guru. “Karena kita tidak punya anggaran makanya kesepakatannya menggunakan laptop anak-anak atau guru yang ada,” ungkap Jabaruddin.

Jabar juga mengaku di sekolahnya memiliki dua lab komputer dengan masing-masing kapasitas 40 dan 60 peserta. Nantinya kata dia, pelaksanaan UNBK akan dilakukan tiga shift dalam sehari.

Dia juga mengatakan salah satu antisipasi yang dilakukan baik dari segi fisik hardware, serta listrik. “Mudah-mudahan ada yang kasi pinjaman gensetnya atau ada kesepakatan pihak PLN agar ketika pelaksanaan ujian tidak ada pemadaman.

Sedangkan dari segi mental dia mengaku akan memperbanyak simulasi peserta didiknya.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Maros, Andi Ansar, mengaku, pihaknya tengah melakukan persiapan ujian nasioanal berbasis komputer. “Tahun ini kita usahakan sudah melaksanakan UN berbasis komputer,” katanya.

Saat ini kata dia, pihaknya harus menyiapkan komputer minimal 100 unit dengan melihat jumlah peserta UN sekitar 344 orang.

Ansar melanjutkan, pihaknya hanya memiliki sekira 20 komputer. Maka dari itu pihaknya berusaha memenuhi kebutuhan komputer.

Dia juga mengatakan rencananya akan mengumpulkan siswa danguru yang memiliki laptop. Sehingga nantinya jika komputer masihkurang siswa bisa menggunakan laptopnya sendiri atau laptop guru.

“Kita juga melakukan pendataan bagi siswa dan guru yang memiliki laptop mungkin bisa digunakan dalam UNBK. Siswa mempersiapkan jaringannya. Jadi saat ujian siswa yang punya laptop bisa menggunakannya dan bagi yang tidak memiliki laptop maka menggunakan komputer sekolah di laboratorium atau laptop milik guru,” paparnya.

Adapun mata pelajaran yang di UNBK antaralain bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan IPA.

Terpisah Kepala Sekolah SMKN 1 Lau, Asis, yang sudah lebih dulu menerapkan UNBK ini mengatakan, di sekolahnya pelaksanaan UNBK ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya melakaukan UNBK. “Kami tidak ada masalah karena sudah pernah sebelumnya,” katanya.

Meski demikian pihaknya berharap nanti pada saat pelaksanaan UNBK tidak terjadi pemadaman listrik.

Untuk disekolahnya ada sekitar 360 peserta didik yang akan ikut dalam UNBK ini. Dimana itu berasal dari lima jurusan. Seperti Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Agrisbisnis Perikanan (API), Administrasi Perkantoran (APK), dan otomotif kendaraan ringan roda empat.

“Saat ini kita tengah berusaha menyiapkan sekitar 100-an komputer ditambah komputer rakitan yang sementara dibuat sendiri oleh siswa jurusan YKJ. (tip/din)

Click to comment
space_iklan_400x650

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top