ZK Isyaratkan Kepergiannya – Pare Pos – Online
new-picture-7
Metro Pare

ZK Isyaratkan Kepergiannya

Warga yang berdatangan ke rumah duka

PAREPARE,Parepos.co.id– Duka mendalam menyelimuti kediaman Almarhum HM Zain Katoe di Jln Jendral Ahmad Yani, Kilometer 2, Kota Parepare. Ribuan warga masyarakat memenuhi kediaman, mantan Walikota Parepare ke 11. Kepergiannya begitu dirasakan, putra almarhum, Hendrik Zain Katoe menceritakan, almarhum sebelum di rujuk ke ICU sempat berpesan dan mengisyaratkan tanda tanda akan kepergiannya. “Mungkin saya ini tinggal dua hari lagi,”ungkapnya, mengutip pernyataan ayahnya. Saya tidak tahu ini give dari Allah atau bagaimana, lanjutnya, dia memikirkan semua pemakamannya bagaimana, pulangnya ke rumah, kesini ke rumah putih ini,”jelasnya.
IMG-20170125-WA0037

Henrik mengatakan, keberadaan rumah putih banyak sekali meninggalkan kenangan di dalamnya, salah satunya adalah membawa dia dan empat saudaranya mulai sekolah hingga kuliah. “Secara garis besar, sebelum sakit yang saya lihat bapak itu capek fisik, capek pikiran. Bapak lahir lahir 7 Agustus 1945, dia itu penjuang bagi masyarakat yang mencintainya dan pejuang dalam keluarga,”katanya.
Almarhum kata dia, terlahir dari keluarga yang sederhana di Kabupaten Sidrap, Anak ke tiga dari empat bersaudara oleh pasangan H.Puang Muh Katoe, dan Hj Puang Nyalla yang berprofesi sebagai Petani, walaupun begitu selama perjuangannya almarhum bercita-cita tinggi dengan kesederhanaan yang selalu ditampilkannya.

Henrik mengatakan, ayahnya tersebut adalah sosok yang sangat bertanggung jawab besar terhadap keluarganya. Dia menceritakan, sebagai seorang suami, ayahnya memiliki sifat demokrasi atau terbuka yang dinilai dari pendapatan yang dia miliki. “Semuanya apa yang diperolehnya diserahkan ke ibu, dan itu kata bapak, sebuah kewajiban seorang suami kepada istrinya,”ungkapnya. Yang paling berkesan, kata putra ketiga almarhum, nasehatnya yang mengarahkan anak-anaknya ke arah lebih baik. “Ini tidak baik, alasannya bla.. bla.. bla. Ini baik, alasannya bla.. bla, kita sering diberikan pemahaman jika tak sependapat dengan orang tua,”kenangnya. Ditambahkannya, dalam kesehariannya di keluarga almarhum memiliki hobi bermain billiyar, membaca koran, nonton berita untuk mengupdate informasi terlebih dalam khususnya lingkup Kota Parepare.(dil/ade)

Click to comment

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top