Merdeka Bergerak untuk Sejahtera – Pare Pos
Opini

Merdeka Bergerak untuk Sejahtera

Ketua KNPI Pinrang

Laporan: Abdul Wahid Nara
Ketua KNPI Pinrang

Kemerdekaan bukan akhir dari pergerakan kemerdekaan yang selama ini digelorakan. Sebagai buah perjuangan, kemerdekaan adalah pintu gerbang untuk menjadi peri khidupan berbangsa dan bernegara yang bebas dari belenggu kehidupan akibat penjajahan atas ketidakhadiran rasa aman, sentosa, makmur dan selamat. Penjajahan yang panjang dirasakan rakyat Indonesia membuat terpuruknya berbagai sendi sendi kehidupan dalam masyarakat dinegeri yang kaya akan sumber daya alamnya, dinegeri sorganya para penjajah karena rakyat tak ada yang melindungi, tak bias sejahterah, terus mengalami kebodohan, sehingga membuat dunia tak merasa nyaman, tak ada damai
didalamnya apalagi keadilan.

Hal ini tentu membuat founding father kita Ir Soekarno dan Dr Mohammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Sejarah perjalanan panjang bangsa kita untuk merdeka tentu membutuhkan pengorbanan yang cukup banyak, berapa ratus, ribuan dan bahkan jutaan nyawa melayang untuk meraih dan merebut kemerdekaan, untuk bergerak meraih kesejahteraan itu. Namun, perjalanan panjang setelah kita merdeka, 72 Tahun negeri ini berjalan dan bergerak untuk bangkit, dengan berbagai tantangan dan rintangan dalam mengejar kesejahteraan. Sejahterah berarti aman, sentosa, makmur dan selamat sesuai dengan kamus bahasa Indonesia. Pertanyaannya sekarang apakah Negara yang kita cintai ini sudah sejahtera?.

Tidak ada kesejahteraan hakiki tanpa pembangunan dan tidak ada pembangunan tanpa hadirnya Negara. Merdeka mewujudkan Negara yang kita harapkan para penyelenggara bergerak membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan itu. Karena sejahterah merupaka visi atau misi sejati kehidupan manusia dengan harapan mencapai kondisi sejahterah, lahir, bathin dan dunia akhirat. Negara yang sukses membangun tentu ditandai dengan terentaskannya masyarakat dari kemiskinan, membaiknya derajat kesehatan, meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, dan meningkatnya produktifitas masyarakat, atau dengan kata lain terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat berupa sandang, papan dan pangan berhubungan dengan peningkatan taraf hidup.

Aspek lain dalam kesejahteraan rakyat berupa kesejahteraan yang dihubungkan dengan aktivitas individu, kekerabatan social, lingkungan hidup bahkan aspek kebahagiaan sebagai makhluk hidup. Untuk itu diharapkan Negara yang berbentuk kepulauan, dengan beraneka ragam suku, agama dan bahasa di usia yang ke 72 ini untuk terus bergerak secara cepat dan tepat dengan pengalaman yang cukup lama sejak diproklamirkannya bangsa ini diharapkan pemerintah bersama rakyat membangun negara ini dengan tujuan melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social.

Mari kita rapatkan barisan dan bergerak untuk Indonesia yang lebih sejahterah dengan tetap mengawal Pancasila dengan menghargai Bhineka Tunggla Ika berdasarkan Undang Undang Dasar 1945 dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menghilangkan keegoan masing-masing, mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan golongan dan pribadi karena ‘Indonesia Kerja Bersama’.(*)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!