SMP Negeri 1 Lariang Diminta Hentikan Pungutan – Pare Pos
Sulawesi Barat

SMP Negeri 1 Lariang Diminta Hentikan Pungutan

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar

PAREPOS.CO.ID,MAMUJU–Setelah melakukan proses tindak lanjut atas pengaduan masyarakat terkait dugaan pungutan pengambilan ijazah alumni di SMP Negeri 1 lariang, Mamuju Utara, jajaran Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat, menemukan adanya sejumlah fakta jika pihak SMP Negeri 1 Lariang terbukti melakukan praktik pungutan kepada siswa. Fakta ini diperkuat dengan pengakuan sejumlah korban dan keterangan yang disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 1 Lariang, saat menjalani proses klarifikasi di Kantor Ombudsman RI Sulbar. Menindaklanjuti aduan tersebut, jajaran Ombudsman meminta pihak SMP Negeri 1 Lariang segera melakukan proses pengembalian.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar menegaskan, berdasarkan keterangan sejumlah pihak baik pelapor dan terlapor, Tim Ombudsman RI Sulbar menyimpulkan penarikan dana pengambilan ijazah dan uang praktek tata boga senilai Rp 250.000 per siswa tidak memiliki dasar hukum, sehingga dikategorikan sebagai praktek pungutan liar atau pungli. Ombudsman menyarankan pihak SMP Negeri 1 Lariang tidak mengulang praktek tersebut dan mendata kembali siswa yang terlanjur melakukan pembayaran untuk proses pengembalian. “Kami sarankan pihak SMP Negeri 1 Lariang melakukan pendataan ulang kepada semua alumninya yang terlanjur membayar, dan melakukan pengembalian dana pungutan pengambilan ijazah tersebut,” tegas Lukman Rabu 8 November di kantornya.

Berdasarkan keterangan Kepala SMP Negeri 1 Lariang, proses pungutan yang dilakukan berdasarkan kesepakatan yang sepenuhnya tidak disetujui orang tua siswa. Makanya, pihak SMP Lariang bersedia melakukan pengembalian.Kepala SMP Negeri 1 Lariang, melalui surat pernyataan yang ditandatangani berkomitmen dan berjanji kasus serupa tidak akan terulang kembali di SMP Negeri 1 Lariang. (yus/rif)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!