Lanending: Hemodialisis Lancar dengan JKN-KIS

  • Bagikan

Lanending (57) adalah salah seorang peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang pernah memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ketika menjalani operasi batu ginjal. Saat ini ia rutin menjalani hemodialisis atau biasa dikenal dengan cuci darah menggunakan kartu JKN-KIS.

“Program JKN-KIS sangat bermanfaat dan sangat membantu bagi saya. Sekitar tahun 2017, saya menjalani operasi batu ginjal. Pada saat itu, saya diberikan pelayanan yang sangat baik dan tidak ada tambahan biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan,” ungkap Lanending, Rabu (15/12).

Lanending juga menyampaikan bahwa di awal tahun 2021, dirinya kembali mengeluhkan sakit, dan segera memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan.

“Pada saat itu, dokter menyarankan untuk tindakan hemodialisis, karena tindakan tersebut merupakan pilihan yang terbaik pada saat itu, maka saya menyetujui untuk hemodialisis dan sampai saat ini saya rutin dua kali seminggu untuk hemodialisis. Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik,” cerita Lanending.

Lanending juga menuturkan bahwa selama menjalani hemodialisis, dirinya sangat terbantu karena tidak ada lagi biaya pelayanan kesehatan yang harus dibayarkan dan dirinya senantiasa diberikan pelayanan yang terbaik.

“Begitupun pada saat menjalani operasi batu ginjal di tahun 2017 yang lalu, saya sangat merasakan manfaat karena telah menjadi peserta JKN-KIS, karena tidak ada lagi biaya pelayanan kesehatan yang harus dibayarkan oleh peserta JKN-KIS,” tutur Lanending.

Di akhir perbincangan, Lanending menyampaikan harapannya agar peserta JKN-KIS dapat terus diberikan pelayanan yang terbaik. Juga, dirinya berharap dapat senantiasa diberikan kesehatan bersama keluarga.(*/ade)

  • Bagikan