Program Penelitian dan Pengabdian, UNM Tingkatkan Pengoperasian Digital

  • Bagikan

Prof Bashari Raup Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNM foto bersama setelah melaksanakan PKM 2022 di SMPN 2 Majene. (Foto: Ardedy)

MAJENE, PAREPOS.FAJAR.CO.ID -- Wujud pengabdian kepada masyarakat, dosen di lingkup Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Bashari Raup, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNM melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) 2022, kemarin.

Tema PKM Bagi Guru SMPN 3 Majene Dalam Penyusunan Artikel Ilmiah di SMPN 3 Majene. Bashari Raup menjelaskan, kegiatan pengabdian masyarakat terpadu digelar di beberapa sekolah di Kabupaten Majene.

Angkatan pertama dilaksanakan di Kecamatan Pamboang, angkatan kedua Kecamatan Sendana dan angkatan ketiga dilaksanakan di SMPN 3 dan angkatan keempat di SMPN 2 Majene.

Dikatakan, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dari UNM digelar setiap tahun di sejumlah kabupaten melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Termasuk di Kabupaten Majene Sulbar dilaksanakan selama sepekan.

"Terkait kegiatan ini, diharuskan para dosen melakukan Tri Darma Perguruan Tinggi, yakni pertama dharma pengajaran di kelas dan membimbing mahasiswa, kedua dharma penelitian, dan ketiga dharma pengabdian kepada masyarakat seperti yang kita laksanakan di SMPN 3 Majene ini," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, seorang dosen harus dapat melahirkan jurnal, seperti jurnal nasional dan jurnal bereputasi internasional. Alasannya, dosen itu harus mengabdi sesuai arahan rektor UNM, karena apa yang diteliti harus diabdikan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih jauh Bashari menuturkan, untuk penelitian pada bidang pendidikan, bahwa sebagian guru tenaga kependidikan perlu diberikan pembekalan terkait pengoperasian digital untuk lebih terampil lagi dalam membuat media pembelajaran.

"Dengan pengoperasian digital yang baik, tentu para peserta didik juga akan memiliki kompetensi yang baik pula," urainya.

Untuk itu, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada para guru kelas di Majene guna lebih meningkatkan pembelajaran kekinian (Digital-red) kepada para guru. Apalagi Majene sebagai pusat pengembangan pendidikan di Sulbar. (edy)

  • Bagikan

Exit mobile version