Pemkot Parepare Dorong Perpakiran Berbasis Digital

  • Bagikan

PAREPARE, PAREPOS -- Sistem perpakiran di Kota Parepare menuju era digitalisasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pun mulai mensosialisasi tata cara pembayaran lintas platform atau yang lebih dikenal Quick Response Code Indonesian (Qris) untuk retribusi jasa pengujian.

Itu ditujukan kepada petugas juru parkir (jukir) dan para kendaraan roda dua dan empat mengenai tata cara pembayaran non tunai. Sosialisasi pun, dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Yakni portal Rumah Sakit Andi Makkasau, Pasar Sentral Lakessi, dan Kantor UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Terminal Lumpue, Rabu, 31 Agustus 2022.

Kepala Dishub Kota Parepare Iskandar Nusu mengatakan, ini dilakukan sebagai bentuk menindaklanjuti perkembangan era digitalisasi. Sehingga pihaknya gencar melakukan sosialisasi pembayaran non tunai bagi pengguna jasa parkir melalui aplikasi Qris.

"Kita bekerjasama dengan Bank Sulbar untuk melakukan pembayaran melalui aplikasi Qris. Para pengguna jasa parkir tidak perlu lagi membawa uang tunai, cukup melalui dompet digital, hanya perlu scan QR," katanya.

Lebih lanjut, kata dia, masyarakat dapat melakukan pembayaran retribusi dari berbagai macam alat transaksi elektronik dengan menggunakan aplikasi Dana, OVO, GoPay, ShopeePay, LinkAja, dan lain-lain. Hal ini mempermudah masyarakat Kota Parepare yang tidak membawa uang tunai.

"Ini sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota Parepare yang selalu mencanangkan bahwa Parepare, salah satu kota smart city," jelasnya.

Dia pun mengungkapkan, semua dipermudah dengan menggunakan Qris. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi membayar dengan uang tunai di parkir, namun langsung menggunakan e-money. Uang yang masuk ke Bank Sulselbar ini adalah uang yang disetor oleh masyarakat, masuk dan kas daerah.

"Kita berharap dengan pembayaran parkir non tunai menggunakan Qris ini masyarakat bisa lebih dipermudah dengan menggunakan pembayaran melalui e-money apa saja yang mereka punya. Di mana masyarakat sudah familiar menggunakan e-money sehingga dapat meminimalisir pembayaran dari orang ke orang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Kota Parepare, Aryun Handayana berharap, tahun depan pembayaran non tunai sudah menyetuh semua titik parkir di Kota Parepare. "Insya Allah tahun depan seluruh perparkiran di Kota Parepare sudah berbasis di gital," singkatnya. (has)

Editor: PAREPOS
  • Bagikan

Exit mobile version