Gunakan Campervan, Pasutri Turunan Tionghoa Keliling Indonesia Buktikan Kebaikan Hati Nusantara

  • Bagikan
Pasutri turunan tionghoa, John bersama istrinya Riana berfoto di depan campervan miliknya saat ditemui di Desa Wisata Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. (Teguh/Parepos.fajar.co.id)

MAROS, PAREPOS.FAJAR.CO.ID - Pasangan suami istri (Pasutri) John dan Riana kembali melanjutkan perjalanannya untuk keliling Indonesia dengan Campervan.

Pasutri keturunan Tionghoa Pontianak itu tiba di Kota Pare-pare dengan menggunakan Campervan Karoseri Granmax yang ia beri nama Bambang pada pertengahan April 2023.

Perjalanannya mereka kali ini melakukan eksplor Pulau Sulawesi yang diawali dari Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, dimana sebelumnya ia telah mengelilingi Pulau Kalimantan selama 8 Bulan.

"Kita setibanya di Pulau Sulawesi pada 12 April 2023 lalu langsung mencari markas kepolisian sektor untuk beristirahat dan keesokan harinya langsung menuju Kota Makassar untuk mengatur kembali rencana perjalanan eksplor sulawesi," ujarnya, Senin 1 Mei 2023.

"Untuk di Pulau Sulawesi sendiri ini kami akan menghabiskan waktu selama satu tahun untuk berkeliling dan kami selalu update di instagram kami di @jajago.keliling.indonesia," tambah John.

John yang juga merupakan Youtuber itu pun memilih Desa Wisata Rammang-rammang menjadi tujuan pertama eksplor Sulawesi, dimana destinasi pariwisata itu salah satu referensi terbanyak para pengguna instagram dan youtube.

"Kami diberikan referensi langsung sama rekan-rekan di media sosial yang mengetahui kedatangan kami di Pulau Celebes untuk mendatangi Rammang-rammang, itulah yang membuat kami tiba di Maros," jelasnya.

Ia melanjutkan jika di Kabupaten Maros sendiri, mereka telah mengunjungi sejumlah spot wisata yang berada di Rammang-rammang juga daya tarik wisata lainnya yang menjadi ikon Kabupaten Maros seperti Taman Batu Leang-leang dan Bantimurung.

"Kita di Kabupaten Maros selama 4 hari tiga malam stay di Halaman Rumah Kedua, dermaga dua Rammang-rammang, selama itu kami sudah melakukan ekspor sejumlah spot di Rammang-rammang seperti susur sungai pute ke Kampung Berua, Padang Ammarrung melihat jutaan kelelawar, Taman Batu, Ecolodge hingga menikmati cahaya kunang-kunang," ungkap John.

John yang merupakan keturunan Tionghoa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat itu tidak hanya melakukan perjalanan pariwisata dan budaya ada misi mulia yang mereka ingin sampaikan seperti nilai kebhinekaan, toleransi budaya dan agama juga menjadi misi pasutri itu.

"Tidak sedikit timbul pertanyaan, dimana kami yang sangat nampak keturunan tionghoa ditanya apakah tidak risih dengan perjalanan keliling Indonesia? maka dari itu kami yang sudah mengelilingi pulau kalimantan telah menemukan kebaikan hati nusantara," ungkapnya.

Ia menilai, perbedaan suku dan agama memang menjadi kekuatan besar toleransi dalam bernegara, kebaikan hati penduduk Indonesia akhirnya menjadi salah satu misi perjalanan keliling Indonesia.

"Ketika kami melakukan perjalanan pertama campervan pada tahun 2021 kami mendatangi warga asli di sumbawa yang sangat ramah. Ada cerita menarik ketika di Desa Rarak Ronges, NTB. Dimana ada seorang ibu yang berfoto bersama riana mengatakan jika keturunan tionghoa hanya bisa dilihat di televisi," beber John.

John yang juga merupakan wiraswasta di salah satu perusahaan asuransi itu juga menceritakan keputusan untuk berpisah sementara dengan keluarga besarnya untuk menghabiskan waktu tinggal di campervan dan keliling Indonesia.

"Awalnya memang berat mengambil keputusan untuk beraktifitas tidak bersama keluarga besar, namun setelah bertekad dan berkomitmen dengan istri didukung urusan kantor yang dapat dikerjakan tidak mesti di kantor kami akhirnya mulai berhitung dan memulai perjalanan sesungguhnya," katanya.

Untuk biaya pembangunan Karoseri Campervan Daihatsu Granmax, John dan Riana merogoh kocek hampir 200 juta hanya untuk modifikasi interior dan membeli mobil bekas seharga 90 jutaan.

Ke depan, mereka berdua akan menghabiskan waktu untuk melakukan keliling Indonesia dan Asia bahkan Dunia.

  • Bagikan

Exit mobile version