Program Minggu Kasih Polres Majene, Upaya Solusi Antrian BBM

  • Bagikan

MAJENE, PAREPOS.FAJAR.CO.ID -- Upaya mewujudkan cita-cita Nasional sebagai anggota kepolisian yang Profesional Mandiri dan Terpercaya (Promoter), setiap wilayah kepolisian memiliki program tersendiri.

Hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat mutlak diperlukan sebagai sarana pendukung agar program kepolisian bisa dilaksanakan dengan sukses dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, juga dilakukan Polres Majene melalui kegiatan "Minggu Kasih" di Lingkungan Barane Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur, kemarin.

Kanit Bhabinkamtibmas Ipda Fitrah bersama anggota Sat Binmas Polres Majene mengatakan, program minggu kasih untuk mendengar keluhan masyarakat, seperti yang disampaikan warga nelayan Lingkungan Barane tersebut.

"Para nelayan pesisir pantai hadir untuk menyampaikan keluhan terkait kendala yang dihadapi sehari-hari," ujarnya.

Dijelaskan, salah satu isu yang mencuat adalah sulitnya mendapatkan antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), yang menjadi masalah serius bagi kelangsungan aktivitas nelayan.

"Kita mendengarkan keluhan yang disampaikan para nelayan bahwa antrian BBM yang sulit didapatkan telah menghambat proses penangkapan ikan dan aktivitas kelautan lainnya," terang Fitrah.

Selain mendengarkan keluhan masyarakat, Kanit Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada warga pesisir pantai.

"Imbauan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar," tuturnya.

Kegiatan "Minggu Kasih Polres Majene" di Lingkungan Barane menjadi wujud nyata dari upaya Polres Majene untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, memahami permasalahan yang dihadapi, dan memberikan solusi konstruktif demi kesejahteraan bersama.

Sementara, Kasat Polair Iptu Muhammad Alim berjanji segera mengambil tindakan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk instansi terkait Pemerintah Daerah (Pemda) dan perusahaan penyedia BBM, guna mencari solusi terbaik untuk permasalahan antrian BBM yang dihadapi para nelayan setempat.

"Tindakan konkret akan segera diambil untuk menyelesaikan masalah antrian BBM ini. Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar solusi yang ditemukan di lapangan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir pantai," akunya. (Edy)

  • Bagikan

Exit mobile version